About Us

DOHA, DOHA, Qatar
adalah PERSATUAN dari IBU - IBU INDONESIA yang mengikuti SUAMI di QATAR - bekerja di QVC Chemical Company.

SELAMAT DATANG


•Assalamu’alaikum Wr. Wb

Buletin tahun ini tampil dengan wajah yang beda dari tahun sebelumnya, yaitu penyebaran dilakukan melalui internet, tidak melalui selebaran kertas lagi (diet pengeluaran kas)

Dalam buletin ini pun kita akan melihat sesi PROFILE.. Eits.. Apa tuhhhh?
PROFILE adalah sesi yang menampilkan tentang salah satu dari kita, tujuannya… ya…untuk saling mengenal lebih dalam dong, kan ada pepatah tak kenal maka tak sayang selain itu karena buletin ini untuk ibu - ibu sekalian maka harus ada juga kontribusi dari ibu - ibu juga... jadi kaya KOLOM KITA(KOKI)nya KOMPAS.. tapi ini koki INDOQVC…
jadi kalau suatu saat saya menghubungi salah satu dari ibu2 sekalian untuk wawancara… jangan ditolak yahhh!!

PROFILE kali ini akan menampilkan sosok IBU KETUA kita tahun ini sebagai pembukaan buletin edisi pertama ini. (YANG LAIN siap yaaa untuk jadi yang selanjutnya… tapi MAAF tanpa HONOR, hehehe)

BULETIN INDOQVC FEMALE akan terbit setiap sebulan sekali... jadi pada saat siap untuk dipublish dengan berita terbaru di tiap sesi, maka kami akan memberitahukannya melalui milis.

maaf terlalu panjang pembukaannya… kalo gitu mari kita langsung simak saja isi dari e-buletin kita.. Dan mohon maaf kalau dalam penyampaian kata – kata dan isi dari berita masih jauh dari sempurna, diharapkan kritik dan masukkan dari ibu – ibu semuanya.

Wassalamu’ alaikum Wr Wb.

Redaksi INDOQVC FEMALE

Sunday, February 10, 2008

PENGANTAR review pertemuan Family bulan Februari 2008

ALHAMDULILAH...
akhirnya...selesai juga buletin edisi bulan Februari ini...

wahhhhhhhhhhh tanggal 1 Februari kemarin, acara pertemuan familynya berlangsung dengan seruu yaaaaaaah...
asiiiik loh... kayanya udah lama banget gak ketawa ketiwi lepas kayak kemarin...
seneng yaaaaaaaaaaa... seneng dong.. abis ada doorprize segala sih...
selain itu ada sesi kretivity dari ibu ketua... bikin mainan unik dari potongan kertas dan warna..sayang lupa difoto...;( tapi gak pa pa deh.. lain kali yaa...
tetep seneng koq..
dan inilah sebagian foto - foto yang bisa di publish disini... maaf gak semua... karena fotonya ternyata banyak yang blurrrrrrr, abisssssss sangking pada senengnya, foto jadi susah diambil deh.. (bergerak terussss dan juga fotografer ditabrak kiri kanan bo!! - eits.. udah bukan abg lagi jadi kata booooo sekarang diganti buuuuu-)




















PENDIDIKAN

ISTILAH UMUM MEDIK DALAM BAHASA INGGRIS



Accident and Emergency department = unit kecelakaan dan unit gawat darurat (UGD)
Ear, nose and throat department = unit THT (telinga, hidung, tenggorokan)
waiting room = ruang tunggu
department unit = bagian
ward = bangsal


personnel = personal
consultant = konsultan
doctor = doktor
matron = juru rawat
nurse = suster
orderly = kerapihan
sister (nurse)= suster
specialist = spesialis
surgeon = ahli bedah


hospital bed = kasur rumah sakit
bed /bedpan = kasur, ranjang
medical chart = kartu catatan medis
drip = alat pengobatan
pillow = bantal
sheet = seprai


required items to take = barang-barang yang harus dibawa
towel = handuk
flannel = kain
soap = sabun
toothbrush = sikat gigi
toothpaste = pasta gigi
shampoo = shampo



medical tests = uji medis
referral = rujukan
appointment = janji
examination = pemeriksaan
scan = scan
status = status
diagnosis = diagnosa, diagnosis
X ray = sinar X
CT scan = CT scan
blood test = tes darah


procedure = prosedur
operation = operasi
surgery = bedah
plaster cast = pembalutan luka
translplant = transplantasi, pencangkokkan
amputation = amputasi
remove = pemindahan, penyambungan


recuperation = penyembuhan
exercise = latihan
to exercise = berlatih
physiotherapy = fisioterapi
rest = istirahat
therapy = terapi


symptoms = penyakit, wabah
ache = sakit
blurred vision = penglihatan kabur
bruise = bekas luka
bump = bengkak
deafness = ketulian
diarrhea = diare
dizzy = pusing
head ache = sakit kepala
numb = mati rasa
pain = sakit, menyakitkan (adjective)
rash = ruam, bintik merah
sick = sakit
swelling = pembengkakan
tingling = tinitis


Diagnosis = diagnosa, diagnosis
AIDS = AIDS
HIV = HIV
allergic reaction = reaksi alergi
allergic = bersifat alergi
allergy = alergi
angina = penyakit jantung
appendicitis = usus buntu
blind = buta
blindness = kebutaan
blood poisoning = keracunan darah
broken bone = patah tulang
bronchitis = bronkitis
cancer = kanker
catarac = katarak
cold = pilek
conjunctivitus = konjungtivitis
critical = kritis, koma
deaf = tuli
deafness = ketulian
deformed = perubahan bentuk/fungsi
diabetic = diabetes/penyakit gula darah
disability = ketidakmampuan
disease = penyakit
fever = demam
flu = flu
fungal infection gangrene = kematian jaringan tubuh
handicap = cacat
heart attack = serangan jantung
heart failure = gagal jantung
impotence = impotensi
infection = infeksi
kidney failure = gagal ginjal
liver failure = gagal hati
melanoma = melanoma
miscarriage = keguguran
pregnant = hamil
punctured heart = kebocoran jantung
punctured lung = paru-paru basah
sexual transmitted disease = penyakit menular seksual
stable = stabil
tumor = tumor
virus = virus

PROFILE

PROFILE kita kali ini adalah ibu Eni setyowati istri dari pak Agus Wijayadi
Ibu dari 1 putri dan 2 putra (Ika handayani,Sulthon surya prawira,Muhammad yusuf)


tanya: Selamat siang bu Agus
Jawab: selamat siang

tanya: apa kabar ibu dan keluarga...?
jawab: Alhamdulillah sehat2 semua

tanya: bu Agus diam - diam sibuk yaaaaaaaaaaa?
dengar-dengar sekarang banyak pesanan peyek dan katering...?
jawab: oh iya nich

tanya: bu Agus terima pesanan apa saja sih... (kalau boleh tau)
jawab: Biasa mbak sari yg rame pesenan peyek


tanya:bagaimana sih cara membagi waktu antara pekerjaan dan anak - anak?
jawab: Cara membagi waktunya sich gampaang,kebetulan yusuf tu anaknya gak rewel jd bisa di sambi.


tanya:kalau ada anak-anak yang sakit gimana sikap ibu?
jawab: :Sikap saya ya tenang paling tak minumin obat,kalau ndak sembuh2 baru tak bawa ke dokter.


tanya: apa resep favorit keluarga..?
jawab: Resep favoritnya apa yach...eeem kayaknya yg berbau kambing,misalnya tongseng atau sop kambing.

tanya: bagaimana tanggapan ibu terhadap INDOQVC ini
jawab: pesan saya semoga rasa kekeluargaan kita tambah erat,serta gotongroyongnya.communitynya

tanya: ada pesan dan kesan untuk community kita ini?
jawab: InsyaALLOH sekarang makin tambah maju.


bu Agus kalau berkenan., boleh dong minta resep... apaaaaaaaaa aja,... yang penting resep masakan yahhhh... untuk di publish di blog.. Ini resepnya semoga bermanfaat ( waaaaaaaaaaaah makasih yaaaaaaa buuuuu!!)
-red- bisa dilihat di sesi resep masakan
kalo bisa.... minta atachment foto keluarga dong bu... biar lebih lengkap.. tapi klo boleh loh...
Maaf mbak sari aku gak bisa nyantumin foto keluarga aku abis nyari2 gak ada yg pas (yaaaaa gak pa pa deh… lain kali ya saudara – saudara…!!!)


demikianlah perbincangan singkat dengan bu Eni... (yang selama ini saya yakin banyak juga ibu - ibu yang gak tau nama asli dari bu Agus khan!!!)

semoga dengan adanya media ini, kita bisa saling mengenal lagi antara ibu yang satu dengan yang lainnya...
seperti kata pepatah.. "tak kenal maka tak sayang....!!!"

maka ibu-ibu yang saya sayangi... saya permisiiiiiiiii dulu yaaaaaaaaaa

terima kasih kepada ibu Eni/Bu Agus yang sudah bersedia mengisi profile edisi kali ini dan berbaik hati memberi kita resep masakan...InsyaAllah Allah meridhai

Wassalamu'alaikum Wr Wb.

RESEP MASAKAN

RESEP MASAKAN kali ini sangaaaaaat spesial karena "dianugerahi" oleh bu AGUS kita yang emang terkenal uenakkkk masakannya....
Alhamdulilah....

InsyaAllah bermanfaat!!!

Resep AYAM GORENG GURIH

Bahan:1 ekor ayam potong2,cuci bersih sisihkan
Bumbu haluskan:
1.tiga siung bawang putih yg agak besar.
2.tiga butir kemiri
3.kunyit bubuk secukupnya.
4.satu sendok teh ketumbar
5.lengkuas bubuk kalau dak ada yg biasa di keprak.
6.jahe bubuk

Caranya:semua bumbu halus masukkan ke ayam tentunya jangan lupa garam dan gula putih satu sendok teh.
serta cuka satu sendok makan,kalau yg suka pake micin kasihlah sedikit.
Aduk rata semua tambahkan air dikit,diamkan satu atau dua jam kalaU perlu simpan dulu di kulkas.
Setelah cukup nyimpanya terus di ungkep sampek empuk dan asat lalu bisa di goreng kapan aja.


Resep SOTO AYAM SANTAN

Bahan:Satu ekor ayam potong2,rebus bersama sereh, salam ,laos, daun jeruk,kasih garam lada.
setelah empuk ambil ayamnya tiriskan,sisa kuah ayam tambahin air,bumbu daun2 yg di atas biarkan
di dalam kuah.

Bumbu haluskan: 1.lima siung bawang putih
2.delapan butir yg besar bawang merah
3.Ketumbar satu sendok teh
4.jinten setengah sendok teh,lada,kunyit, gula putih, masako, atau micin bila suka.

Caranya:Bumbu halus di tumis sampek matang, masukkan ke kuah ayam,lalu beri santan jangan kentel2.
Kalau mau ngegolak aduk aduk biar jangan pecah santannya,kalau sudah ngegolak angkat.

Pelengkap:Toge siram air panas,seledri, daun bawang.emping, tomat,jeruk nipis.

Tadi kelupaan ayamnya di goreng sebentar lalu suwir2,di toto dimangkok siram kuahnya yg panas.

KAYAKNYA RESEPNYA UDAHAN YAA SEMOGA BERMANFAAT

Thursday, February 7, 2008

SESI KESEHATAN

Mereka yang mudah pingsan kerap dianggap lemah jantung. Apalagi jantungnya sering berdebar-debar. Padahal memakai baju dan kerah ketat pun bisa berdampak buruk.

--------------------------------------------------------------------------------
Pernahkah saat Anda berdiri mengikuti upacara di lapangan atau sedang menghadiri resepsi resmi, mendadak terasa jantung berdebar-debar, degupnya jantung kencang, disusul kepala serasa ringan serta badan lemas, keringat dingin, pandangan berkunang-kunang dan akhirnya gelap lalu jatuh pingsan?
Penyebab kejadian seperti itu bisa saja karena jantung kita kurang beres, tapi bisa juga karena faktor luar. Apalagi kalau kita tidak mempunyai riwayat kelainan jantung ataupun faktor risiko penyakit jantung dan usia relatif masih muda.

Sebagian besar kasus pingsan yang bukan karena kelainan jantung (sinkop non-kardik) menurut para ahli, lebih disebabkan karena terkena hipersensitivitas vagus. Vagus adalah saraf otak kesepuluh yang mensarafi organ bagian dalam tubuh dan sangat berpengaruh terhadap frekuensi detak jantung.

Salah satu pencerminan hipersensitivitas vagus dikenal sebagai sinkop vasovagal (berkaitan dengan pembuluh darah dan nervus vagus) dan vasodepresif. Ini terjadi karena timbulnya ketidakseimbangan refleks saraf otonom dalam bereaksi terhadap posisi berdiri yang berkepanjangan. Berawal dari kecenderungan terkumpulnya sebagian darah dalam pembuluh vena bawah akibat gravitasi bumi, hal ini menyebabkan jumlah darah yang kembali ke jantung berkurang sehingga curah ke jantung serta tekanan darah sistoliknya menurun. Guna mengatasi penurunan tersebut, otomatis timbul refleks kompensasi normal, berupa bertambahnya frekuensi dan kekuatan kontraksi jantung, dengan tujuan mengembalikan curah ke jantung ke tingkat semula.

Pada seseorang yang hipersensitif, bertambahnya kekuatan kontraksi ini justru mengaktifkan reseptor mekanik yang ada pada dinding bilik jantung kiri sehingga timbul refleks yang dinamakan refleks Bezold-Jarisch (sesuai nama penemunya). Efeknya, frekuensi detak jantung berbalik menjadi lambat, pembuluh darah tepi melebar, dan kemudian terjadi tekanan darah rendah (hipotensi) sehingga aliran darah ke susunan saraf terganggu. Di sinilah sinkop terjadi.

Namun untuk menentukan diagnosis, pada umumnya dokter menganjurkan pemeriksaan tilt test, di mana hasil tes dapat digunakan sebagai acuan pemeriksaan lebih lanjut bila diperlukan.

Mencegah pingsan
Untuk mencegah agar jangan sampai pingsan, sewaktu gejalanya terasa masih ringan misalnya baru terasa berdebar-debar, coba sedikit gerak-gerakkan tungkai atau kaki, sambil sekali-kali batuk kecil. Adakalanya cara tersebut dapat dibantu lagi dengan mengalihkan perhatian kita sesaat. Misalnya kalau sedang berada dalam suatu upacara perhatikanlah peserta lain di depan kita satu per satu, mengingat-ingat kejadian menyenangkan yang pernah kita alami, menggumamkan lagu kesayangan atau lagu mars pembangkit semangat Anda.

Kalau dengan cara tersebut gejala tidak juga berkurang, tetapi malah mulai mengeluarkan keringat dingin ditambah kepala terasa melayang, apa boleh buat! Lebih baik Anda langsung jongkok, duduk, atau mundur mencari tempat berbaring agar tungkai dapat dinaikkan lebih tinggi dari kepala. Biasanya dalam waktu singkat akan terasa lebih nyaman dan pulih kembali. Apalagi kalau ditambah dengan minuman segar.

Sebaliknya, kalau kita harus menolong orang yang pingsan, menurut Panduan Kesehatan Keluarga, 1996 (Yayasan Essentia Medica) sebaiknya lakukan tip praktis berikut ini. Baringkan penderita di tempat tidur dengan kepala dimiringkan. Hati-hatilah agar posisi kepala jangan ditinggikan. Bila penderita berada di kursi, dorong kepala ke bawah serendah mungkin di antara kedua lutut. Longgarkan pakaian yang ketat agar aliran darahnya tak terganggu. Bila perlu, teteskan air dingin di kening atau leher untuk mempercepat pulihnya kesadaran. Jangan memberikan apa pun lewat mulut apabila penderita belum sadar. Panggil dokter terdekat atau ambulans bila tidak kunjung sadar.


Karena kerah baju ketat
Hipersensitivitas vagus dapat juga berupa sinkop sinus karotis, yakni jatuh pingsan bukan dicetuskan oleh sikap berdiri yang lama tetapi saat menoleh mendadak. Ini bisa terjadi bila penderita mengenakan baju berkerah tinggi terlalu ketat, sehingga gerakan kepala menyebabkan penekanan pada sinus karotis yang terletak pada leher samping agak ke depan. Hal ini bisa mengakibatkan detak jantung melambat dan menimbulkan sinkop.

Jika dilakukan pemeriksaan elektro-fisiologi (pemeriksaan aktivitas listrik jantung) pada penderita, umumnya terlihat fungsi listrik jantung bekerja dalam batas normal. Hanya saja adanya manipulasi ringan berupa penekanan leher di daerah sinus karotis tadi tampak berupa garis datar pada layar monitor. Artinya, terjadi gangguan aktivitas atau hantaran listrik saat dilakukan manipulasi tadi.

Untuk mencegah jangan sampai mengalami hal tersebut, hindari penggunaan kerah baju yang terlalu ketat dan jangan memijat daerah leher atau hal lain lagi yang menyebabkan tekanan pada sinus karotis.

Penampilan lain lagi yang langka dari hipersensitivitas vagus adalah paroxysmal sinus arrest. Di sini sumber listrik utama jantung adakalanya mengalami penghentian (pause) selama 6 - 23 detik tanpa adanya faktor pencetus yang jelas. Kejadian ini bisa saat tidur maupun saat aktif, siang atau malam, dengan akibat hampir pingsan atau pingsan (presinkop atau sinkop). Di sini hasil pemeriksaan dengan elektrofisiologi terhadap sumber listrik jantung pun menunjukkan normal, tapi pada umumnya pengobatan diarahkan pada penggunaan alat pacu jantung permanen yang ditanamkan di bawah kulit dada penderita.

Untuk mencegah terjadinya sinkop yang bukan karena kelainan jantung tadi, antara lain dengan berolahraga seperti joging, bersepeda, berenang, atau melakukan olahraga dinamis yang menguatkan otot tungkai.

Kalau sinkop jelas disebabkan oleh kelainan jantung tentu Anda diajurkan berkonsultasi dengan dokter jantung agar dilakukan pemeriksaan lebih saksama dan pengobatan yang lebih tepat. (dr. Hary Utomo Muhammad, DSJP, Jakarta)

SESI KELUARGA

NAMANYA JUGA USAHA YA..... hehehe
boleh percaya atau tidak .... tapi kalau mau dicoba ya gak pa pa
tapi semua usaha... hasil yang menentukan ya.... ALLAH semata
AMIIIIIN!!!!

Anak Laki atau Perempuan


Pada tips kali ini, Nusaindah memberikan kamu pilihan ingin mendapatkan anak laki - laki atau anak perempuan ? Ada caranya untuk itu, simak tips berikut Yang sangat perlu kamu ketahui adalah, bahwa kedua belah pihak bibitnya harus sehat.
Karena sperma dari laki-laki adalah pembawa dua macam sperma yaitu sperma (Y) dan sperma (X). Sperma (X) bila bertemu dengan sel telur dan terjadi pembuahan maka akan menghasilkan anak PERMPUAN.
Sperma (X) ini kalau dilihat dibawah mikroskop bentuknya agak lebih besar dari sperma (Y), lebih dapat bertahan hidup dalam vagina dan dalam suasana asam ( lebih tahan Asam )
Sedangkan sperma (Y) kalau dilihat bentuknya agal lebih kecil dan tidak tahan terhadap suasana asam ,bila membuahi sel telur akan menghasilkan anak laki - laki.

Nah ..jadi dengan mengetahui sifat dari sperma X dan sperma Y , kita dapat mengatur (kalau boleh) untuk ingin mendapatkan anak laki -laki atau anak perempuan.
Kata kuncinya adalah sperma (X) tahan Asam untuk anak PEREMPUAN dan sperma (Y) tidak tahan asam untuk anak LAKI - LAKI..!
Maka dengan menentukan suasana Vagina maka kita dapat menentukan apakah sperma (X) atau sperma (Y) yang akan dapat membuahi sel telur .

Untuk Anak Laki - laki :
1. Dianjurkan suami makan yang bersifat protein tinggi, seperti daging dan istri dianjurkan makan
yang bersifat netral atau tidak asam seperti sayuran dsb nya.
2. Senggama dilakukan pada masa subur sebaiknya mulai pada hari ke 2 dari masa subur.
3. Lima belas sampai dua puluh menit sebelum senggama bilaslah vagina dengan campuran 1
sendok ( 15 cc ) Soda Kue dengan 200 cc air putih yang bersih.

Untuk Anak Perempuan :
1. Dianjurkan suami makan banyak sayuran dan istri makan daging yang dapat memberikan
suasana asam alamiah pada vagina.
2. Senggama dilakukan pada masa subur ,dianjurkan mulai hari ke 2 pada masa subur kamu.
3. Lima belas sampai dua puluh menit sebelum senggama, bilaslah Vagina dengan campuran satu
sendok asam cuka dapur( 15 cc ) dengan 200 cc air putih bersih.

Keberhasilan cara ini dapat mencapai 70 sampai 80 % , untuk meningkat
kan angka keberhasilannya kamu dapat meminta dokter dan dokter akan melakukan pemisahan sperma X dan Y di laboratorium.



SELAMAT MENCOBA
Namanya juga usaha ..ya , jadi tak ada salahnya mencoba..!

Tips and Tricks

MEMBERSIHKAN KULKAS

Membersihkan lemari es atau kulkas merupakan salah satu tugas rumah tangga yang (mungkin) sering Anda tunda. Ada banyak alasan yang bisa Anda sampaikan, selain tak ada waktu, membersihkan kulkas menurut Anda merupakan aktifitas ‘berat’ yang menyita banyak waktu bahkan melelahkan.
Padahal, kebenarannya sama sekali tidak begitu. Asalkan Anda mengetahui cara jitu dan tipsnya. Tugas membersihkan kulkas justru sangat ringan dan hanya memerlukan beberapa menit dari waktu istirahat Anda. Agar aktifitas ‘bersih-bersih’ ini terasa mudah bagi Anda, jika Anda tahu apa yang harus Anda lakukan, seperti;

1. Mengosongkan isi
Beberapa hari sebelum kulkas dibersihkan, usahan untuk menghabiskan sisa bahan atau sayuran yang ada, terutama bahan atau sayuran yang mudah busuk. Pilih-pilih bahan yang sudah kadaluarsa, buang saja! dan jangan merasa sayang, karena kesehatan Anda jauh lebih penting.


2. Mencabut aliran listrik pada kulkas
Matikan aliran listrik, kemudian ganjal pintu kulkas agar tetap terbuka. Tunggu sampai es pada dinding kulkas dan freezer benar-benar mencair. Agar proses pencairan ini tidak memakan waktu yang cukup lama maka ada cara menyiasatinya, taitu masukkan air panas dalam botol penyemprot lalu semprotlah bagian dalam freezer atau dinding kulkas. Untuk menyerap air es yang mencair, gunakan gulungan kain penyerap dan letakkan di sisi pada bagian luar freezer.





3. Membersihkan bagian rak dan laci
Keluarkan semua laci dan rak yang ada di dalam kulkas, kemudian cuci dengan sabun cair dan keringkan. Lanjutkan dengan menyeka bagian dalam lemari es dengan larutan sabun cair dan air hangat. Agar Anda lebih yakin dengan kebersihannya, bisa Anda tambahkan cuka putih pada air sabun. Jangan lupa juga untuk menyeka bagian luar kulkas. Jika semua sudak bersih, Anda tinggal menata kembali rak dan laci pada tempatnya semula, demikian juga dengan isian kulkas yang lainnya, seperti sayuran atau bahan makanan lainnya.


4. Jaga kulkas agar tidak berbau
Anda bisa belikan bahan khusus untuk penghilang bau pada kulkas, atau jika tak sempat tempatkan saja kaleng terbuka yang sudah diisi dengan bikarbonat soda atau potongan-potongan arang yang dibungkus plastik film. Ganti jika sudah lembab.

Wednesday, February 6, 2008

SESI KEAGAMAAN

BANGGA MENJADI IBU RUMAH TANGGA
Penulis: Ummu Ayyub
Muroja’ah: Ust Abu Ahmad

Hebat rasanya ketika mendengar ada seorang wanita lulusan sebuah universitas ternama telah bekerja di sebuah perusahaan bonafit dengan gaji jutaan rupiah per bulan. Belum lagi perusahaan sering menugaskan wanita tersebut terbang ke luar negri untuk menyelesaikan urusan perusahaan. Tergambar seolah kesuksesan telah dia raih. Benar seperti itukah?

Kebanyakan orang akan beranggapan demikian. Sesuatu dikatakan sukses lebih dinilai dari segi materi sehingga jika ada sesuatu yang tidak memberi nilai materi akan dianggap remeh. Cara pandang yang demikian membuat banyak dari wanita muslimah bergeser dari fitrohnya. Berpandangan bahwa sekarang sudah saatnya wanita tidak hanya tinggal di rumah menjadi ibu, tapi sekarang saatnya wanita ’menunjukkan eksistensi diri’ di luar. Menggambarkan seolah-olah tinggal di rumah menjadi seorang ibu adalah hal yang rendah.
Kita bisa dapati ketika seorang ibu rumah tangga ditanya teman lama ”Sekarang kerja dimana?” rasanya terasa berat untuk menjawab, berusaha mengalihkan pembicaraan atau menjawab dengan suara lirih sambil tertunduk ”Saya adalah ibu rumah tangga”. Rasanya malu! Apalagi jika teman lama yang menanyakan itu ”sukses” berkarir di sebuah perusahaan besar. Atau kita bisa dapati ketika ada seorang muslimah lulusan universitas ternama dengan prestasi bagus atau bahkan berpredikat cumlaude hendak berkhidmat di rumah menjadi seorang istri dan ibu bagi anak-anak, dia harus berhadapan dengan ”nasehat” dari bapak tercintanya: ”Putriku! Kamu kan sudah sarjana, cumlaude lagi! Sayang kalau cuma di rumah saja ngurus suami dan anak.” Padahal, putri tercintanya hendak berkhidmat dengan sesuatu yang mulia, yaitu sesuatu yang memang menjadi tanggung jawabnya. Disana ia ingin mencari surga.


Ibu Sebagai Seorang Pendidik
Syaikh Muhammad bin Shalih al ’Utsaimin rahimahullah mengatakan bahwa perbaikan masyarakat bisa dilakukan dengan dua cara: Pertama, perbaikan secara lahiriah, yaitu perbaikan yang berlangsung di pasar, masjid, dan berbagai urusan lahiriah lainnya. Hal ini banyak didominasi kaum lelaki, karena merekalah yang sering nampak dan keluar rumah. Kedua, perbaikan masyarakat di balik layar, yaitu perbaikan yang dilakukan di dalam rumah. Sebagian besar peran ini diserahkan pada kaum wanita sebab wanita merupakan pengurus rumah. Hal ini sebagaimana difirmankan Allah subhanahu wa ta’ala yang artinya:
”Dan hendaklah kalian tetap di rumah kalian dan janganlah kalian berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa kalian, hai Ahlul Bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (QS. Al-Ahzab: 33)
Pertumbuhan generasi suatu bangsa adalah pertama kali berada di buaian para ibu. Ini berarti seorang ibu telah mengambil jatah yang besar dalam pembentukan pribadi sebuah generasi. Ini adalah tugas yang besar! Mengajari mereka kalimat Laa Ilaaha Illallah, menancapkan tauhid ke dada-dada mereka, menanamkan kecintaan pada Al Quran dan As Sunah sebagai pedoman hidup, kecintaan pada ilmu, kecintaan pada Al Haq, mengajari mereka bagaimana beribadah pada Allah yang telah menciptakan mereka, mengajari mereka akhlak-akhlak mulia, mengajari mereka bagaimana menjadi pemberani tapi tidak sombong, mengajari mereka untuk bersyukur, mengajari bersabar, mengajari mereka arti disiplin, tanggung jawab, mengajari mereka rasa empati, menghargai orang lain, memaafkan, dan masih banyak lagi. Termasuk di dalamnya hal yang menurut banyak orang dianggap sebagai sesuatu yang kecil dan remeh, seperti mengajarkan pada anak adab ke kamar mandi. Bukan hanya sekedar supaya anak tau bahwa masuk kamar mandi itu dengan kaki kiri, tapi bagaimana supaya hal semacam itu bisa menjadi kebiasaan yang lekat padanya. Butuh ketelatenan dan kesabaran untuk membiasakannya.
Sebuah Tanggung Jawab
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya:
”Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At Tahrim: 6)
Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala yang artinya: ”Peliharalah dirimu dan keluargamu!” di atas menggunakan Fi’il Amr (kata kerja perintah) yang menunjukkan bahwa hukumnya wajib. Oleh karena itu semua kaum muslimin yang mempunyai keluarga wajib menyelamatkan diri dan keluarga dari bahaya api neraka.
Tentang Surat At Tahrim ayat ke-6 ini, Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ’anhu berkata, ”Ajarkan kebaikan kepada dirimu dan keluargamu.” (Diriwayatkan oleh Al Hakim dalam Mustadrak-nya (IV/494), dan ia mengatakan hadist ini shahih berdasarkan syarat Bukhari dan Muslim, sekalipun keduanya tidak mengeluarkannya)
Muqatil mengatakan bahwa maksud ayat tersebut adalah, setiap muslim harus mendidik diri dan keluarganya dengan cara memerintahkan mereka untuk mengerjakan kebaikan dan melarang mereka dari perbuatan maksiat.
Ibnu Qoyyim menjelaskan bahwa beberapa ulama mengatakan bahwa Allah subhanahu wa ta’ala akan meminta pertanggungjawaban setiap orang tua tentang anaknya pada hari kiamat sebelum si anak sendiri meminta pertanggungjawaban orang tuanya. Sebagaimana seorang ayah itu mempunyai hak atas anaknya, maka anak pun mempunyai hak atas ayahnya. Jika Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, ”Kami wajibkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya.” (QS. Al Ankabut: 7), maka disamping itu Allah juga berfirman, ”Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang berbahan bakar manusia dan batu.” (QS. At Tahrim: 6)
Ibnu Qoyyim selanjutnya menjelaskan bahwa barang siapa yang mengabaikan pendidikan anaknya dalam hal-hal yang bermanfaat baginya, lalu ia membiarkan begitu saja, berarti telah melakukan kesalahan besar. Mayoritas penyebab kerusakan anak adalah akibat orang tua yang acuh tak acuh terhadap anak mereka, tidak mau mengajarkan kewajiban dan sunnah agama. Mereka menyia-nyiakan anak ketika masih kecil sehingga mereka tidak bisa mengambil keuntungan dari anak mereka ketika dewasa, sang anak pun tidak bisa menjadi anak yang bermanfaat bagi ayahnya.
Adapun dalil yang lain diantaranya adalah firman Allah subhanahu wa ta’ala yang artinya:
”dan berilah peringatan kepada kerabatmu yang dekat.” (QS asy Syu’ara’: 214)
Abdullah bin Umar radhiyallahu ’anhuma mengatakan bahwa Rasulullah shalallahu ’alaihi wa sallam bersabda (yang artinya), ”Kaum lelaki adalah pemimpin bagi keluarganya di rumah, dia bertanggung jawab atas keluarganya. Wanita pun pemimpin yang mengurusi rumah suami dan anak-anaknya. Dia pun bertanggung jawab atas diri mereka. Budak seorang pria pun jadi pemimpin mengurusi harta tuannya, dia pun bertanggung jawab atas kepengurusannya. Kalian semua adalah pemimpin dan bertanggung jawab atas kepemimpinannya.” (HR. Bukhari 2/91)
Dari keterangan di atas, nampak jelas bahwa setiap insan yang ada hubungan keluarga dan kerabat hendaknya saling bekerja sama, saling menasehati dan turut mendidik keluarga. Utamanya orang tua kepada anak, karena mereka sangat membutuhkan bimbingannya. Orang tua hendaknya memelihara fitrah anak agar tidak kena noda syirik dan dosa-dosa lainnya. Ini adalah tanggung jawab yang besar yang kita akan dimintai pertanggungjawaban tentangnya.
Siapa Menanam, Dia akan Menuai Benih
Bagaimana hati seorang ibu melihat anak-anaknya tumbuh? Ketika tabungan anak kita yang usia 5 tahun mulai menumpuk, ”Mau untuk apa nak, tabungannya?” Mata rasanya haru ketika seketika anak menjawab ”Mau buat beli CD murotal, Mi!” padahal anak-anak lain kebanyakan akan menjawab ”Mau buat beli PS!” Atau ketika ditanya tentang cita-cita, ”Adek pengen jadi ulama!” Haru! mendengar jawaban ini dari seorang anak tatkala ana-anak seusianya bermimpi ”pengen jadi Superman!”
Jiwa seperti ini bagaimana membentuknya? Butuh seorang pendidik yang ulet dan telaten. Bersungguh-sungguh, dengan tekad yang kuat. Seorang yang sabar untuk setiap hari menempa dengan dibekali ilmu yang kuat. Penuh dengan tawakal dan bergantung pada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Lalu… jika seperti ini, bisakah kita begitu saja menitipkannya pada pembantu atau membiarkan anak tumbuh begitu saja?? Kita sama-sama tau lingkungan kita bagaimana (TV, media, masyarakat,…) Siapa lagi kalau bukan kita, wahai para ibu -atau calon ibu-?
Setelah kita memahami besarnya peran dan tanggung jawab seorang ibu sebagai seorang pendidik, melihat realita yang ada sekarang sepertinya keadaannya menyedihkan! Tidak semua memang, tapi banyak dari para ibu yang mereka sibuk bekerja dan tidak memperhatikan bagaimana pendidikan anak mereka. Tidak memperhatikan bagaimana aqidah mereka, apakah terkotori dengan syirik atau tidak. Bagaimana ibadah mereka, apakah sholat mereka telah benar atau tidak, atau bahkan malah tidak mengerjakannya… Bagaimana mungkin pekerjaan menancapkan tauhid di dada-dada generasi muslim bisa dibandingkan dengan gaji jutaan rupiah di perusahaan bonafit? Sungguh! sangat jauh perbandingannya.
Anehnya lagi, banyak ibu-ibu yang sebenarnya tinggal di rumah namun tidak juga mereka memperhatikan pendidikan anaknya, bagaimana kepribadian anak mereka dibentuk. Penulis sempat sebentar tinggal di daerah yang sebagian besar ibu-ibu nya menetap di rumah tapi sangat acuh dengan pendidikan anak-anak mereka. Membesarkan anak seolah hanya sekedar memberinya makan. Sedih!
Padahal anak adalah investasi bagi orang tua di dunia dan akhirat! Setiap upaya yang kita lakukan demi mendidiknya dengan ikhlas adalah suatu kebajikan. Setiap kebajikan akan mendapat balasan pahala dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Tidak inginkah hari kita terisi dengannya? Atau memang yang kita inginkan adalah kesuksesan karir anak kita, meraih hidup yang berkecukupan, cukup untuk membeli rumah mewah, cukup untuk membeli mobil mentereng, cukup untuk membayar 10 pembantu, mempunyai keluarga yang bahagia, berakhir pekan di villa. Tanpa memperhatikan bagaimana aqidah, bagaimana ibadah, asal tidak bertengkar dan bisa senyum dan tertawa ria di rumah, disebutlah itu dengan bahagia.
Ketika usia senja, mata mulai rabun, tulang mulai rapuh, atau bahkan tubuh ini hanya mampu berbaring dan tak bisa bangkit dari ranjang untuk sekedar berjalan. Siapa yang mau mengurus kita kalau kita tidak pernah mendidik anak-anak kita? Bukankah mereka sedang sibuk dengan karir mereka yang dulu pernah kita banggakan, atau mungkin sedang asik dengan istri dan anak-anak mereka?
Ketika malaikat maut telah datang, ketika jasad telah dimasukkan ke kubur, ketika diri sangat membutuhkan doa padahal pada hari itu diri ini sudah tidak mampu berbuat banyak karena pintu amal telah ditutup, Siapakah yang mendoakan kita kalau kita tidak pernah mengajari anak-anak kita?
Lalu…
Masihkah kita mengatakan jabatan ibu rumah tangga dengan kata ’cuma’? dengan tertunduk dan suara lirih karena malu?
Wallahu a’lam

RESONANSI

Resonansi
Decide or Defeat!

"Whenever you see a successful business, someone once made a
courageous decision" Peter Drucker

Pembaca, mudah-mudahan Anda melewati masa liburan akhir tahun yang
menyenangkan. Itu yang saya rasakan. Setidak-tidak, setelah melewati
setahun yang meletihkan dengan jadwal training, seminar coaching dan
personal konseling yang padat, saya berkesempatan lagi berlibur
bersama keluarga ke Kuta, Bali.

Dan sewaktu menunggui anak saya bermain di kolam anak-anak, saya
berendam di Jacuzzi sambil rileks dan membuka-buka beberapa buku yang
dipinjamkan dari perpustakaan hotel. Saat itu, pikiran saya justru
tertuju pada sebuah buku anak-anak bergambar. Dan, tak disangka,
inilah yang menjadi bahan artikel motivasi untuk saya share-kan pada
Anda di awal tahun ini.

Diceritakan dalam buku dongeng bergambar itu kisah tentang kelelawar
yang tidak bisa memutuskan, apakah mau bergabung dengan kelompok
burung ataukah bergabung dengan kelompok binatang.

Awalnya dikisahkan bahwa kedua kelompok ini sedang berseteru,
bersaing dan berkelahi. Karena tidak ingin kalah dan tanggung risiko,
maka kelelawar memutuskan menunggu siapa yang menang. Nantinya,
kepada kelompok yang menang itulah, kelelawar akan bergabung.

Awalnya burung menang, maka kelelawar pun bergabung dengan burung.
Tetapi tatkala burung akhirnya kalah, kelelawar pun berbalik arah
bergabung dengan binatang. Namun, akhirnya karena tahu kelakuan
kelalawar yang buruk, maka tidak ada satu kelompok pun yang
menginginkan kelelawar.

Karena takut dan malu, kelelawar hidup menyendiri di gua yang gelap
dan hanya berani keluar di waktu malam. Itulah nasib kelelawar yang
tidak mau membuat keputusan yang pasti tentang nasib mereka.

Pembaca, cobalah kita renungkan soal pengambilan keputusan yang
pernah Anda lakukan dalam hidup Anda. Ada satu hal yang pasti,
bagaimana dan seperti apa kehidupan Anda sekarang, pasti tergantung
dari keputusan yang telah Anda buat sebelumnya.

Namun, jangan hanya pikirkan keputusan yang sudah Anda buat,
keputusan yang tidak Anda buat pun menjadikan diri Anda seperti
sekarang. Dalam realita kehidupan, memutuskan suatu pilihan ataupun
tidak mengambil pilihan, itupun suatu keputusan besar.

Cobalah lihat keputusan Anda. Misalnya keputusan di mana Anda
bersekolah, di mana Anda bekerja, keputusan siapa yang akhirnya jadi
pasangan Anda. Itulah keputusan-keputusan besar Anda. Maka nasib Anda
hingga di awal 2008 pasti ditentukan oleh segala keputusan yang
bersinergi membentuk kehidupan Anda saat ini.

Jadi, salah satu rumusan sukses yang kita ingin tegaskan dalam
kesempatan ini adalah, buatlah keputusan! Kadang kita tidak pernah
tahu apakah keputusan kita benar atau salah, tetapi kita harus berani
membuat keputusan. Saya pun teringat dengan suatu puisi tentang
seorang yang kebingungan di bahwa pohon apel yang rindang. Ia bingung
soal apel manakah yang harus ia petik duluan. Semua tampak lezat. Di
akhir kisahnya, sangat tragis. Orang itu tidak bisa memutuskan dan
akhirnya ia mati kelaparan!

Tiga pelajaran

Kisah kelelawar maupun kisah orang yang mati kelaparan ini
mengajarkan kepada kita tiga hal. Pertama, your decision will shape
your destiny. Keputusan Andalah yang menentukan nasib Anda sekarang.
Sukses atau gagal, mari lihat kembali semua keputusan yang pernah
Anda ambil.

Jadi, pikirkanlah bahwa di tahun depan, ada banyak lagi keputusan
yang harus Anda ambil, jika Anda menginginkan kehidupan yang lebih
baik. Intinya, no decision, no change, no progress. Tanpa keputusan
maka tak ada kemajuan berarti yang bakal terjadi. Camkan baik-baik!

Kedua, tidak ada keputusan tanpa risiko. Karena itu, keputusan harus
tetap diambil. Tidak mengambil keputusan pun berisiko. Sama seperti
yang dikatakan Warren Buffet dalam biografinya, mengutip dari buku
yang pernah dibacanya. Ia pun berkata bahwa ia belajar dari keputusan-
keputusan yang dibuatnya, termasuk belajar dari keputusan salah yang
pernah dibuatnya.

Jika sudah demikian, dapat kita simpulkan bahwa keputusan itu tidak
pernah salah. Yang ada hanyalah keputusan yang baik atau kurang baik.
Semua keputusan pasti benar, dalam arti selalu mengandung hikmah
pembelajaran di dalamnya.

Ketiga, jika sudah membuat keputusan berjuanglah sampai keputusan itu
memberikan hasil. Kita baru tahu apakah keputusan itu baik atau
tidak, setelah proses perjalanan waktu.

Para guru kebijaksanaan kita sebelumnya selalu mengajarkan pelajaran
yang sederhana kepada kita. Ingat. Saat Ciputra memutuskan mengurusi
proyek Senen ataupun menyulap pantai Ancol, banyak yang menganggapnya
keputusan buruk. Namun, perjuangannya untuk menyukseskan keputusan
itu membuahkan hasil yang spektakuler.

Karena itu, pembaca, bagaimana nasib Anda pada tahun ini bisa
diramalkan dari keputusan yang segera akan Anda buat ataupun yang
tidak Anda buat! Keputusan di mana Anda akan berinvestasi, keputusan
dengan siapa Anda akan bermitra. Keputusan siapa yang akan menjadi
pendamping Anda. Keputusan strategi apa yang Anda akan jalankan.
Itulah yang akan membentuk nasib Anda pada 2008.

Dan jangan lupa, keputusan yang tidak Anda buatpun akan membentuk
nasib Anda. Hanya saja, ketika Anda tidak membuat keputusan berarti
Anda harus bermain dengan aturan yang diciptakan dari keputusan orang
lain.

Akhirnya, mari kita renungkan apa yang diucapkan oleh psikolog
terkenal Wiilaim James, "When you have to make a choice and you don't
make it, that itself is a choice." (ketika Anda harus membuat
keputusan, tetapi Anda tidak melakukannya. Itu sendiri sudah
merupakan keputusan). Tergantung Anda mau memutuskan untuk hidup Anda
atau membiarkan orang lain yang memutuskan nasib Anda. Selamat Tahun
Baru 2008!

Sumber: Decide or Defeat! oleh Anthony Dio Martin, Director HR Excellency

HUMOR

JAGOAN KAMPUNG NAIK BIS
Suatu waktu seorang jagoan kampung naik bis AC. Dia dan beberapa penumpang lainnya berdiri karena tidak kebagian tempat duduk. Kebetulan dia berada persis dibawah lubang AC….

Si Jagoan : He… siapa yang berani niup-niup pundak gue…?
Penumpang A : “ itu AC kali pak!”
Si Jagoan : “jangankan si Ase si Idin juga bakal gue ladenin..!”
Penumpang A : …….?


Kepergok Ayah

Ani ketakutan stengah mati karena kepergok ayahnya membolos dan pacaran di Mall
“tenang aja An…!” kata pacarnya kalem…. “bilang aja aku ini saudaramu!”
Ani: “???”


Ibu guru KEKI

Seorang ibu guru sekolah dasar, membagikan formulir isian untuk diisi murid – murid.
Ada seorang murid yang entah bodoh atau ingin mengerjai gurunya bertaya berkali – kali;
Murid : “bu nama orang tua ditulis..?”
Guru : “iya ditulis”
Murid : “ bu alamat orang tua ditulis?”
Guru : “iya”
Tidak berapa lama si murid bertanya lagi
Murid : “bu jenis kelamin orang tua ditulis?”
Guru yang sudah kesal sampai ke ubun ubun pun menjawab..
”enggak!! Digambar!!”

Peluang kakek kakek diterima cintanya

Seorang kakek berumur 65 tahun yang kaya raya sedang jatuh cinta kepada gadis berusia 20 tahun.
“menurutmu kalo aku mengaku berumur 45 tahun, apa dia mau ya jadi istriku..?” Tanya sang kakek kepada temannya.
“Kau sudah kaya itu satu nilai lebih, peluang diterima akan lebih besar lagi….” kata temannya menahan ucapannya…”kalau kau mengaku umurmu 90 tahun..!”

SESI KREATIFITAS



ALBUM LIPAT BENTUK ACCORDION
maaf ibu -ibu... tidak di translate... demi menghargai copy right dari pemilik website...
sekalian juga biar kita belajar bahasa inggris gitu...!!

YANG DIPERLUKAN:



2 pieces chip board, illustration board or Davey binders board
2 pieces fabric or paper for covers
Ribbon
Heavyweight watercolor or printmakers paper (90-140lb) I like Stonehenge paper. It comes in several colors
Scrap paper for gluing on
PVA
Brush for gluing
Ruler
Craft knife
Scissors
Triangle


You can make these little books any size you’d like. Got your math hat on? Here’s my basic formula for sizing.

Take the photo measurements and add 1/4″ to the height. That will be the height of the strips of paper you will cut the accordian.
Add 1/4″ to the paper strip measurement and that’ll be the height of your boards
Add 1 1/2″ to the board height and that’ll be the cover material height.

For the width of the boards add 1/4″ to the photo width measurement.
Add 1 1/2″ to the board width for the cover material width.

For the example:
My photos are 3.5″ wide by 5″ tall.
My accordion paper is 5 1/4″ tall
My boards are 5 1/2″ tall x 4″ wide
My Cover material is 7″ tall by 5 1/2″ wide.

Note: the grain of cover paper, accordion paper and boards need to be running in the same direction.

Cut your boards and smooth the edges with your bone folder to get rid of the little ridge created by the cutting blade. Cut the cover material and set both the boards and cover material aside for a minute.

Cut your strips of accordian paper. Since I use Stonehenge paper for the accordian I like to cut off the deckle edge from the end of my strip.


Next you’ll need to make your scoring marks for folding the accordion sections.
For the example you’ll need to add 1/4″ to the width measurement of your photos. That’ll be how wide your sections are.

You’ll need to figure out how many sections you’ll need. You can put photos on the ends behind the cover or leave them blank.
For the book to present properly you’ll need an even number of sections. For this example my photo is 3 1/2″ wide so I’ll make my sections 3 3/4″ wide. I have 8 photos so I’ll need 8 sections.

For scoring I like to place my paper on a scrap piece of mat or binders board. Using the tip of your folder score a line on your paper at each mark. You can use a triangle lined up with the top edge to make a perpendicular score.



For this example my sheet of paper is only 22″ wide so I need to add two strips together to make a long enough strip to get 8 spaces after folding.

Do this my measuring as many sections as you can from the first strip of paper. After the last space, Measure for a 1/2″ wide strip and cut off the excess.

Measure the rest of the sections you’ll need from the second long strip of paper and cut off the excess. Now fold your accordion.


To attach the two strips put a line of glue on the 1/2″ tab of strip #1.


Smooth it out with a brush or your finger. Add the end of the 2nd strip making sure the folds are going the proper way when you add on the 2nd strip.



Put you accordion aside and let the glue dry.

Now you’ll need to cover the boards.
Put a piece of scrap paper on your table. Lay a piece of cover material face down on the scrap paper. I like to keep a moist sponge or cloth near when gluing to wipe up any excess.
Apply a layer of glue to the back of the cover material with your brush. Make sure to apply the glue from the center outward so you don’t get glue under the edges of you cover material.


Once you have covered the entire piece with an even layer of glue carefully remove the scap paper from underneath and lay a piece of board on top.


Trim all the corners approx. 1/8″ away from the board edge and at about a 45 degree angle


Fold over the long edges first.


Pinch the corners with the tip of your folder.

Fold over the short edges and smooth the edges, corners and front of the cover with your folder.

Before you add the accordion inside you’ll need to add your ribbon to the inside of the cover. Measure and place a mark at the middle point of each side of each board. add about and inch of glue and lay the end of the ribbon on top. Let the glue dry.

Fold up your accordion and put a piece of scrap paper underneath the first section.
Apply a layer of glue with your brush.

Lay the end down on the inside of your board making sure it’s aligned evenly and press with your folder.




Turn the whole thing over and do the same to the other side.

After both sides are done, I suggest you add apiece of wax paper underneath each cover and put the book under a bit of weight to dry for about 30 mins.
That’s it. You’re done.



You can add photos with your favorite adhesive. I use either 3M Positional adhesive, a Xyron machine or a glue call Zig 2 Way Glue.
BISA JUGA DITEMPEL POTONGAN GAMBAR/ALPHABET/ANGKA DARI MAJALAH/KORAN





SUMBER:http://www.tjbookarts.com/?p=310

 
-
design by labibahs graphics.com